Laman

Rabu, 02 Maret 2011

Penjelasan Software Deployment

Pada dasarnya, deployment mencakup tiga proses, yaitu: penyampaian (delivery), bantuan (support), dan timbal balik (feedback). Karena model proses perangkat lunak sekarang ini semakin berevolusi, maka proses deployment pun terjadi tidak hanya sekali, namun beberapa kali di setiap langkah dalam penyelesaian perangkat lunak tersebut. Pada tiap siklus penyampaian memfasilitasi customer dan user terakhir dengan peningkatan operasional perangkat lunak yang menyediakan fungsi dan fitur yang berguna. Tiap siklus yang membantu menyediakan dokumentasi dan bantuan sumber daya manusia untuk setiap fungsi dan fitur yang diperkenalkan selama siklus deployment yang berlaku. Tiap siklus timbal balik menyediakan tim perangkat lunak dengan bimbingan yang penting sehingga menghasilkan modifikasi pada fungsi, fitur dan pendekatan yang diambil untuk peningkatan selanjutnya.
Penyampaian dari peningkatan perangkat lunak menunjukkan momen yang penting untuk setiap proyek perangkat lunak. Berikut adalah beberapa prinsip utama yang harus diikuti sebagai persiapan tim dalam penyampaian sebuah peningkatan.

Prinsip #1 : Ekspektasi customer pada perangkat lunak harus teratur.
Biasanya, customer mengharapkan lebih dari apa yang telah dijanjikan oleh tim pada saat penyampaian, sehingga kekecewaan pun banyak terjadi. Ini menghasilkan timbal balik yang tidak produktif dan merusak semangat juang dari tim tersebut. Dalam buku Naomi Karten pada “managing expectations”, [KAR94] menyampaikan: “The starting point for manaaging expectations is to become more conscientious about what you communicate and how”. Dia menyarankan bahwa software engineer harus berhati-hati pada saat pengiriman pesan pertentangan customer.

Prinsip #2 : Package lengkap yang diberikan harus telah digabungkan dan dites.
CD-ROM atau media lain yan berisi executable software, file data pendukung, dokumen pendukung, dan informasi relevan lainnya harus digabungkan dan telah dilakukan beta-tested dengan user yang sebenarnya. Semua script instalasi dan fitur operasi lainnya harus dicoba di semua konfigurasi computing (seperti, hadware, operating system, peripheral device, networking arrangement).

Prinsip #3 : Sistem Bantuan harus ditetapkan sebelum software diberikan.
Pengguna terakhir mengharapkan tanggapan dan informasi akurat ketika pertanyaan atau masalah muncul. Jika sistem bantuannya ad hoc, atau buruk, tidak ada, maka customer akan tidak puas. Sistem pendukung harus direncanakan, materi pendukung harus dipersiapkan, mekanisme menyimpan catatan yang semestinya harus ditetapkan, sehingga tim software dapat menunjukkan kategori perkiraan dari jenis sistem pendukung yang diminta.

Prinsip #4 : Instruksi material yang tepat harus diberikan kepada user terakhir.
Tim pembuat software memberikan lebih dari software itu sendiri. Pelatihan bantuan yang tepat (jika diperlukan) harus dikembangkan, panduan pemecahan masalah harus diberikan , dan deskripsi “what’s-different-about-this-software-increment ” harus dipublikasikan.

Prinsip #5 : Software yang mempunyai bug harus diperbaiki dahulu,baru dikirimkan kemudian.
Dibawah tekanan waktu, beberapa organisasi software mengirimkan peningkatan berkualitas rendah dengan peringatan untuk customer bahwa bug"akan diperbaiki selanjutnya". Ini adalah sebuah kesalahan. Ada sebuah ungkapan dalam sebuah bisnis software: "Customer akan lupa bahwa anda mengirimkan produk berkualitas tinggi terlambat beberapa hari, tapi mereka tidak pernah lupa masalah-masalah yang disebabkan produk berkualitas rendah pada mereka. Software yang mengingatkan mereka tiap hari."

Software yang terkirim menyediakan beberapa keuntungan untuk user terakhir, tapi juga menyediakan feedback yang berguna untuk team software dengan diletakannya peningkatan diletakkan pada kegunaannya, user terakhir seharusnya terpacu untuk mengomentari fitur-fitur dan fungsi-fungsi, kemudahan penggunaan, kehandalan, dan karakteristik lain yang tidak sesuai. Timbal balik harus dikumpulkan dan direkam oleh team software yang digunakan untuk:

(1) membuat modifikasi sesegera mungkin pada peningkatan yang telah tersampaikan(jika dibutuhkan);
(2) menentukan perubahan yang selanjutnya akan dihubungkan pada peningkatan selanjutnya yang telah direncanakan;
(3) membuat modifikasi desain yang diperlukan untuk mengakomodasi dan mendukung perubahan; dan
(4) meralat rencana(termasuk jadwal pengiriman) untuk peningkatan selanjutnya agar merefleksikan perubahan.

3 komentar:

Anonim mengatakan...

dengan tindakan Tim pembuat software memberikan lebih dari software itu sendiri. Pelatihan bantuan yang tepat kepada user harus dikembangkan, dengan panduan-panduan serta tips pemecahan masalah harus diberikan secara jelas , dan perkembangan dari peningkatan software tersebut haruslah di publikasikan agar user mengetahui kekurangan dan kelebihan serta jaminan jangka panjang pada software yang kita buat,.

Sidiq mengatakan...

Deployment dilakukan setelah pembuatan software. Jadi dengan deployment, software yang sudah jadi akan di tes oleh user sebenarnya. Dengan mengadakan beta tes, diharapkan user memberikan komentar/feedback tentang software yang telah diberikan. Juga pembuat software harus menyediakan bantuan yang mungkin dibutuhkan oleh user sehingga kebingungan user atau kesalahan pada software diperkecil.

Anonim mengatakan...

Dilihat dari proses deployment yang dilakukan setelah software dibuat dan di-test, maka deployment tidak hanya dilakukan sekali. Proses ini kemngkinan terjadi berkali-kali karena tim pembuat software akan mendapatkan respon dan timbal-balik yang berbeda-beda dari user setelah software diberikan. Respon dan timbal-balik tersebut dicatat sehingga tim dapat memodifikasi, menentukan, perubahan, dan meralat rencana atas software tersebut, sehingga mengharuskan tim melakukan proses deployment kembali.
Sebuah tim pembuat software harus bethati-hati dalam penyampaian kepada customer karena bisa saja dapat membuat tim menjadi down. Hal tersebut terjadi karena customer biasanya mengharapkan lebih dari apa yang dijanjikan sebelumnya.
Sebelum software diberikan priksalah kelengkapan software dan lakukan testing.

-Dina Rahmadhani (091511040)